Cara Menanam Sayuran Di Lahan Yang Sempit
Budidaya

5 Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit

Cara Menanam Sayuran – Seperti yang kita ketahui bersama, sayuran sebagai sumber gizi merupakan bahan makanan yang harus dikonsumsi oleh manusia dari anak – anak sampai dewasa, karena di dalam sayuran terdapat vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.

Beragam sayuran dengan kandungan nutrisinya banyak kita jumpai di pasar dan warung sayur serta harganyapun relatif murah. Namun demikian tidak ada salahnya jika kita memanfaatkan pekarangan dan halaman kita dengan Cara Menanam Sayuran Di Lahan Yang Sempit.

Tujuannya adalah sebagai bentuk mendukung usaha ketahanan pangan dan sumber gizi bagi keluarga. Di samping menyalurkan hobi bercocok tanam juga bisa sebagai usaha mempercantik halaman dan pekarangan rumah kita. Dan lebih bagusnya lagi bisa menciptakan ekonomi produktif untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Jenis – Jenis Sayuran

Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit Untuk Hobi
Jenis-Jenis Sayuran

Pada dasarnya sayuran dibagi menjadi 5 kelompok yaitu :

  1. Sayuran Buah, meliputi : Cabai Besar, cabai Rawit, Kapri, Kecipir, Tomat, Buncis, Kacang Panjang, Terong, Timun, Pare dan Paprika.
  2. Sayuran Daun, meliputi : Kangkung, Caisim, Bawang Daun, Kubis, Kemangi, Seledri, Selada, Sawi dan Talas Daun.
  3. Sayuran Bunga, meliputi : Kol Bunga dan Brokoli.
  4. Sayuran Umbi, meliputi : Wotel, Kentang, Bawang Merah, Bawang Putih, Bawang Bombay dan Lobak.
  5. Tanaman Bumbu, meliputi : Temu, Kencur, Serai, Lengkuas dan Kunyit.

Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit

Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit Untuk Hobi
Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit Untuk Hobi

1. Sistem Penanaman Dan Model

Dalam pemanfaatan lahan ini ada 2 Cara Menanam Sayuran Di Lahan Yang Sempit. Yang pertama Cara Menanam Sayuran menggunakan media padat seperti tanah, kompos, sekam dll. Kemudian yang kedua Cara Menanam Sayuran dengan menggunakan air atau disebut sistem hidroponik. Anda bisa membacanya di Cara Memanfaatkan Sampah Menjadi Media Hidroponik. Dan kali ini yang kita bahas adalah Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit yang menggunakan media tanah.

Kita harus menentukan jenis tanaman/sayuran apa yang akan kita tanam di halaman dan pekarangan kita. Begitu juga tempat media dan modelnya harus kita tentukan juga, mengingat lahan yang kita punya adalah sempit.

Jika lahan kita dalam kategori sangat sempit maka model penanaman yang sesuai adalah dengan model Vertikultur yaitu dengan cara gantung, rak, dan tempel. Jenis sayurannya adalah Kangkung, Bayam, Caisim, Seledri, Bawang Daun. Dan bisa juga menggunakan wadah polybag dengan jenis sayuran Cabe, Terong, Tomat, Buncis Tegak, Jahe, Kencur, Kunyit, Temulawak.

Tapi jika lahan kita dalam kategori sempit maka masih bisa menanam langsung di tanah. Dan bisa juga dengan model Vertikultur yaitu cara gantung, rak, dan tempel. Untuk jenis sayuran yang akan ditanam di cara vertikultur sama dengan jika kita memiliki lahan yang sangat sempit. Untuk penanaman menggunakan tanah langsung ini yang bisa lebih berfariatif dalam pemilihan jenis tanaman/sayurannya karena tidak terkendala tempat atau wadahnya. Dengan kata lain bisa menanam untuk jenis tanaman yang tinggi dan merambat seperti kacang panjang, mentimun, tomat dan yang sejenisnya. Sedangkan untuk penanaman di wadah polybagnya masih bisa sama dengan di lahan sangat sempit yaitu sayuran, Tomat, Terong, Buncis Tegak, Jahe, Kunyit, Kencur, dan Temulawak.

Wadah/tempat menanam sayuran ini bisa dari pot, polybag, kaleng bekas cat, botol plastik bekas air minum, plasik bekas bungkus minyak dll. Dengan menggunakan bahan – bahan tersebut sebagai media tanam yang memiliki nilai ekonomis dan usaha ekonomi produktif serta nilai estetika. Nilai estetika ini tergantung dari cara kita berkreasi untuk mengatur tata letak, jenis tanaman, dan wadah yang kita gunakan sehingga tampak rapi dan indah.

2. Media Tanam

Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit Untuk Hobi
Media Tanam Menanam Sayuran

Tentang media tanam Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit tentu merupakan hal yang sangat mudah dibandingkan dengan media tanam untuk sistem Hidroponik.

Tanah dan kotoran kambing sebenarnya sudah cukup sebagai media tanam untuk sayuran. Namun jika ingin memadukannya dengan media tanam lain juga tidak masalah selagi tidak mengganggu proses pertumbuhan tanaman.

Sebelum memasukn campuran tanah dan kotoran kambing atau kompos alangkah baiknya tanah di campur dengan kapur pertanian atau Dolomite. Fungsi kapur pertanian ini adalah menurunkan derajat keasaman tanah sehingga tanaman/sayuran tumbuh dengan maksimal. Pengaplikasiannya adalah tinggal menaburkannya di tanah dan mengadukknya lalu siram sedikit dengan air agar kapur tanah bisa merata. Tunggu beberapa hari untuk siap ditanami.

3. Bibit Sayuran

Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit Untuk Hobi
Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit

Bibit sayuran bisa diperoleh dari membeli yang sudah tumbuh dan sudah siap tanam, hanya saja kita tidak tahu asal usul biji bakal tanaman dan kwalitasnya. Bibit siap tanam yang banyak tersedia di pasar antara lain bibit cabe, tomat, terong.

Dan jika kita akan menyemai biji sendiri tentu akan lebih bagus karena kita tahu jenis dan kwalitasnya tapi akan lebih memakan waktu. Cara penyemaian biji ini bisa menaburkan langsung ke media tanam dan bisa juga menyemai di media lain, setelah tumbuh batang dan daun baru dipindah ke media tanam.

4. Perawatan

Secara umum merawat tanaman adalah memberikan air, nutrisi dan pencegahan dari serangan hama dan penyakit. Kalau ketiganya bisa dilakukan maka tanaman bisa dipanen dengan hasil yang maksimal.

Penyiraman dilakukan dengan takaran yang sesuai artinya tidak berlebihan dan tidak kekurangan disesuaikan dengan sifat dan karakter tanaman/sayuran.

Pemberian pupuk baik organik maupun non organik secara berkala juga harus menggunakan takaran kesesuaian yang dibutuhkan tanaman.

Pencegahan hama dan penyakit dalam pertanian ini tentu hal yang lebih sulit dan jadi masalah kunci keberhasilan usaha pertanian. Ada beberapa cara pencegahan hama ini di antaranya penyemprotan dengan zat kimia ataupun zat organik yang tidak berbahaya bagi manusia. Dan ada yang lebih aman yaitu membuat greenhouse, tapi hal ini tentu sangat memberatkan karena biaya yang dikeluarkan sangat banyak.

5. Panen

Setelah proses bercocok tanam dari penyemaian, penanaman dan lain – lain sampai pada proses pemanenan. Bagus dan tidaknya hasil panen tergantung kepada proses awalnya. Jika sebuah proses dilakukan dengan prosedur yang benar maka tentu hasilnya akan maksimal. Dan selanjutnya adalah mempersiapkan tahapan awal untuk persiapan Cara Menanam Sayuran Di Lahan Sempit yang baru.

Demikian semoga bermanfaat dan untuk mengetahui informasi lainnya anda bisa membaca artikel sebelumnya mengenai “Cara Merawat Aglonema Yang Sangat Mudah” dan “Cara Budidaya Lebah Madu Klanceng“.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *