Cara Menanam Anggur Di Pot Dan Pekarangan
Budidaya

Cara Menanam Anggur Di Pot Dan Pekarangan

inspirasitani.com Cara Menanam Anggur Di Pot Dan Pekarangan sebagai usaha pertanian serta mempercantik halaman dan pekarangan rumah.

Buah yang berbentuk bulat, berkulit halus , berbiji sedikit dan memiliki rasa manis yang khas ini sangat digemari oleh anak – anak sampai orang tua. Buah ini biasa digunakan sebagai buah meja sehingga bisa dikonsumsi langsung tanpa harus diolah dulu. Di samping itu, buah ini juga memiliki khasiat yang luar biasa yaitu untuk mencegah penuaan dini, maka konsumsilah Anggur secara rutin.

Karena harganya yang masih tergolong mahal inilah sehingga kita berpikir jika harus rutin menghidangkan di meja makan kita. Salah satu faktor yang membuat harga Anggur mahal adalah masih minimnya produksi Anggur lokal. Di pasaran Anggur impor masih mendominasi.

Dari hal tersebut di atas tidak ada salahnya jika kita akan mengulas Cara Menanam Anggur Di Pot Dan Pekarangan dalam usaha pemanfaatan lahan yang ada.

Morfologi dan Varietas Tanaman Anggur

Secara Morfologi tanaman Anggur adalah tumbuhan berbentuk semak yang berumur panjang. Batang berkayu, silindris, berwarna hijau kecoklatan, dan menjalar hingga kurang lebih 8 meter. Berakar tunggang. Daun tunggal, warna hijau bundar hingga jorong dan tepi bergigi runcing. Buah bulat atau lonjong panjang 2 – 3 cm warna hijau, ungu atau hitam.

Ada beberapa varietas tanaman anggur yang berada di Indonesia antara lain : Anggur Bali, Probolinggo Biru, Probolinggo Putih, Probolinggo Super, Caroline, Prabu Bestari, Anggur Belgi, Anggur Jestro. Dan dalam perkembangannya banyak yang sudah menyilangkan anggur lokal dengan anggur impor untuk menghasilkan varietas baru.

Cara Menanam Anggur Di Pot Dan Pekarangan

Cara Menanam Anggur Di Pot
Cara Menanam Anggur Di Pot

Pengolahan Lahan

Anggur bisa ditanam di daerah yang beriklim sekurang – kurangnya 3 – 4 bulan kering per tahun. Sedangkan anggur bisa tumbuh baik pada wilayah dengan ketinggian 0 – 1000 mdpl dengan curah hujan 1000 – 2000 mm per tahun dan intensitas sinar Matahari 75%. Kesesuaian ini juga tergantung dari varietas tanamannya.

Untuk kondisi tanah yang sesuai bagi tanaman anggur adalah tekstur dan struktur tanah lempung berpasir/sarang. Tanah memiliki drainase dan aerasi yang baik. Keasaman/PH tanah 5,5 – 7,3. Dan jika PH kurang dari 5 maka perlu diberi kapur pertanian atau dolomit.

Cara Menanam Anggur Di Pot

Untuk Media Tanam Cara Menanam Anggur DI Pot banyak jenisnya di antaranya : Tanah, Humus, Kompos, Pupuk kandang, Sekam, Serabut kelapa, Arang, Sekam padi, Serbuk gergaji, pasir dan batu kerikil. Media tersebut minimal terdiri atas campuran tanah, pupuk kandang dan 1 bahan lainnya.

Penggunaan besar kecilnya pot disesuaikan dengan bibit yang akan ditanam. Mengingat hal tersebut tentu terjadi pembatasan volume media tanam. Oleh karena itu pemilihan komposisi/campuran media tanam harus tepat. Di samping melihat sifat tanaman anggur butuh banyak air tapi tidak suka tergenang

Cara Menanam Anggur Di Pekarangan

Kegiatan persiapan lahan dalam Cara Menanam Anggur Di Pekarangan yaitu memperbaiki struktur tanah supaya gembur, aerase dan drainase lebih baik untuk tempat tumbuh tanaman anggur.

Lahan dibersihkan dari sisa tanaman dan sampah. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60cm serta jarak tanam 3m x 3m. Lubang tanam di biarkan atau dikering anginkan selama 7 -14 hari, tujuannya agar jasad renik yang merugikan tanaman mati.

Tanah galian pisahkan antara yang atas dan bawah. Tanah lapisan atas dicampur pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1 serta tambahkan Furadan 1 sendok makan dan aduk rata. Tanah campuran tersebut masukkan kembali ke lubang dan siram air secukupnya agar gembur.

Cara Menanam Anggur DI Pekarangan
Cara Menanam Anggur Di Pekarangan

Pengadaan Bibit Tanaman Anggur

Pemilihan bibit adalah faktor kunci keberhasilan budidaya anggur. Ada 2 cara pembibitan tanaman anggur yaitu :

1. Benih Anggur dari biji

Memang tidak mudah menumbuhkan biji anggur. Tapi tidak ada salahnya dicoba. Caranya biji anggur di tanam di media tanah, kurang lebih 2 – 3 minggu sampai pada fase Kotiledon atau kecambah. Umur 2 bulan atau sekitar 10 cm tingginya, bibit tanaman anggur bisa di pindah ke media tanam di pot atau di pekarangan.

2. Benih Anggur dari stek

Perbanyakan tanaman anggur yang paling efektif adalah menggunakan stek. Batang stek yang baik minimal diambil dari batang yang berumur semusim. Panjang potongan batang minimal 25 cm dan minimal bermata tunas 3. Maksudnya , jika tunas utama gagal tumbuh maka bisa digantikan tunas lainnya. Atau bahkan 3 tunas tersebut bisa tumbuh semuanya.

Ukuran batang kurang lebih sebesar pensil. Tanam stek tersebut ke dalam polybag kecil dan taruh di tempat yang terlindungi dari sinar matahari langsung, untuk menghindari penguapan berlebih dan kering batang. Akar akan tumbuh sekitar 28 – 30 hari jika dalam kondisi yang sesuai.

Proses Penanaman Tanaman Anggur

Dalam Cara Menanam Anggur Di Pot Dan Pekarangan tentu hampir sama, hanya beda tempatnya saja. Keluarkan bibit dari tempatnya ( Polybag ) dengan hati – hati. Usahakan media asalnya tetap menempel pada akarnya.

Untuk penanaman di pot caranya isilah pot dengan media tanam sekitar 10%, masukan bibit tanaman anggur dan timbun dengan media tanam lagi. Kurang lebih 3,5 cm batang stek tertanam di media dari tunas yang dipelihara. Kemudian siram media perlahan – lahan sampai media jenuh air.

Untuk penanaman di pekarangan prosesnya sama dengan penanaman di pot. Bibit di keluarkan dari media awal dengan hati – hati dan masukan ke dalam lubang tanam yang sudah dipersiapkan, timbun dengan campuran media tanam dan siram pelan – pelan agar bibit tidak roboh.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Dalam sebuah usaha tentu menemui kendala, tak terkecuali Cara Budidaya Anggur Di Pot Dan Pekarangan pasti akan ditemukan. Salah satunya adalah Hama dan Penyakit pada tanaman Anggur, dan ini perlu penanggulangan.

Cara Menanam Anggur Untuk memperindah pekarangan
Cara Menanam Anggur Untuk memperindah pekarangan

1. Hama :

1. Kutu Phylloxera ( Phylloxera vitifoliae ), kutu ini menghisap cairan akar dan daun tanaman anggur. Gejalanya bisul – bisul kecil terbentuk di daun dan akar bengkak seperti kutil, akibatnya tanaman kerdil layu dan buah sedikit. Pengendaliannya pangkas tanaman yang terserang dan bakar. Secara kimia bisa semprot memakai insektisida.

2. Tungau Merah ( Tetranychus sp. ), binatang kecil ini adalah perusak tanaman anggur , tungau merah menghisap cairan pada daun sampai tanaman anggur tak berdaun. Penanggulangannya bisa secara kimia yaitu disemprot.

3. Ulat Kantong ( Mahasena corbetti ), ulat ini memekan bagian atas permukaan daun anggur. Penanggulangannya semprot menggunakan insektisida.

4. Kumbang Daun ( Apogonia destructor ), serangga ini memakan atau merusak daun, kemudian memmbuat lubang – lubang kecil pada permukaan daun. Dan biasanya serangga ini menyerang pada malam hari. Penanggulangan secara alami bisa menggunakan lampu perangkap dan secara kimia bisa disemprot menggunakan insektisida.

5. Ulat Grayak ( Spodoptera sp. ), ulat ini menyerang daun hingga rusak dan berlubang dan kadang – kadang ulat ini memakan tunas dan bunga. Penanggulangan bisa lakukan penyemprotan.

6. Ngengat buah anggur ( Paralobesia viteana ), larva ini memakan bunga dan buah yang masih pentil dan tua sehingga buah tidak normal. Pengendaliannya buah yang rontok di bakar dan bisa disemprot paling lambat 14 hari sebelum panen.

7. Lalat Buah, lalat ini menyerang buah muda dengan tingkat kerusakan parah saat buah menjadi matang. Pencegahan bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan sekitar tanaman dan kebun dengan membakar daun dan buah yang busuk. Bisa juga dengan membungkus buah sejak dini.

8. Hama Trips, hama ini menyerang daun, bunga dan buah. Penanggulangan gunakan isektisida.

9. Penggerek Batang, hama ini menyerang batang daun hingga kering dan gugur. Cabang juga menjadi mudah patah. Penanggulangan menggunakan Furadan.

10. Kutu Woolius / Kutu Dompolan / Kutu Putih ( Pseudococcus sp ), kutu ini menyerang daun, batang, dan tunas yang baru tumbuh. Gejalanya daun menjadi kuning dan akhirnya mati. Pengendalian, potong bagian yang terserang, dan bisa juga menggunakan insektisida.

2. Penyakit :

1. Tepung Palsu, lebih suka menyerang pada daun muda, yaitu tampak tepung putih. Daun muda tidak akan tumbuh dengan sempurna. Penanggulangannya yaitu mengurangi kelembaban daun / penjarangan daun. Potong dan musnahkan tanaman yang terserang. Bisa juga semprot dengan fungisida.

2. Cendawan Tepung, muncul tepung putih kelabu pada daun, ranting dan buah. Tanaman akan layu dan kerdil. Pengendalian, mengurangi kelembaban kebun, memotong bagian yang terserang dan bisa berikan fungisida.

3. Karat Daun, ditandai sisi daun terdapat tepung berwarna jingga, dan lama kelamaan daun akan rontok. Pengendalian, kurangi kelembaban kebun, memotong bagian yang terserang dan memberi fungisida.

4. Penyakit Busuk Kering, muncul bercak di bawah daun sampai atas daun dan akhirnya menggulung daun. Pengendalian, pangkas bagian yang terserang dan bakar. Berilah fungisida.

5. Busuk Buah, daging buah mulai berwarna coklat, lunak, berair dan membusuk. Pengendalian, mengurangi kelembaban, penjarangan buah dan buang buah yang busuk.

6. Kudis, menyerang semua bagian tanaman, ditandai bercak kelabu dengan tepi kemerahan. Daging buah menjadi keras dan berkudis. Pengendalian, pangkas bagian yang sakit dan sanitasi kebun.

7. Busuk Kapang Kelabu, ditandai buah berwarna coklat tua saat hampir matang lalu keriput dan busuk. Pengendalian, penanganan panen dan pasca panen yang baik.

Masa Panen

Panen anggur adalah kegiatan memetik buah anggur yang sudah siap panen. Dan hal ini merupakan sebuah tujuan dari usaha Cara Menanam Anggur Di Pot Dan Pekarangan. Masa panen anggur pada saat buah benar – benar masak ini sebuah keharusan, karena anggur tidak bisa masak setelah dipanen. Jika anggur dipanen sebelum saatnya maka rasa manisnya tidak optimal dan masih berkesan ada rasa keasaman. Cara pemanenan ini dilakukan dengan menggunting tandan buah anggur dengan tangkai yang panjang, untuk memudahkan pengambilan dari wadah. Sebaiknya kegiatan panen ini dilakukan pada pagi hari untuk menghindari kerusakan oleh sinar Matahari.

Demikian semoga bermanfaat. Dan jika anda ingin mengetahui informasi lainnya silahkan baca “Cara Budidaya Kapulaga Jawa” yang kami sampaikan pada artikel inspirasitani.com sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *