Cara Budidaya Kapulaga Jawa Hemat Biaya
Budidaya

5 Cara Budidaya Kapulaga Jawa Hemat Biaya

inspirasitani.com Cara Budidaya Kapulaga Jawa sebagai lahan bisnis yang sangat menjanjikan.

Kapulaga merupakan salah satu jenis tanaman rempah yang buahnya bisa digunakan untuk bumbu masakan tertentu dan sebagai bahan jamu serta obat herbal. Tanaman Kapulaga termasuk dalam kelompok Jahe – jahean, hanya bedanya pemanfaatannya adalah buahnya. Buah Kapolaga berbentuk polong.

Ada 2 jenis Kapulaga yang kita kenal yaitu Kapulaga Jawa ( Amomum Compactum ) dan Kapulaga Sabrang ( Elettaria Cardomomum ). Tapi yang banyak dikembangkan di Indonesia adalah dari jenis lokal yaitu Kapulaga Jawa.

Tanaman Kapulaga tumbuh secara optimal di ketinggian 300 – 500 mdpl, tetapi masih bisa tumbuh di ketinggian 200 – 1000 mdpl. Tanaman ini sangat suka di tanah yang banyak mengandung humus/organik. Tidak terlalu suka mendapat sinar matahari langsung hanya sekitar 30% – 70%.

Manfaat Kapulaga

Kapulaga di samping sebagai bumbu masakan tertentu karena memiliki aroma yang khas juga sebagai bahan Jamu dan Obat herbal. Di antara manfaatnya antara lain :

  1. Membantu menurunkan tekanan darah
  2. Mengatasi masalah pencernaan
  3. Meningkatkan kesehatan jantung
  4. Melawan penyakit asma
  5. Membunuh bakteri dan jamur
  6. Menjaga keshatan hati
  7. Meningkatkan kesehatan mulut
  8. Mengurangi resiko kanker
  9. Melindungi tubuh dari penyakit kanker
  10. mengobati infeksi

Dan lain – lain.

Cara Budidaya Kapulaga Jawa

Cara Budidaya Kapulaga Jawa Yang Menguntungkan
Cara Budidaya Kapulaga

1. Pengolahan Lahan

Mengingat Kapulaga dalam sifatnya tidak terlalu suka dengan sinar matahari langsung maka Cara Budidaya Kapulaga jawa dalam hal pengolahan lahan perlu disiasati. Tanaman Kapulaga yang hanya membutuhkan sinar Matahari sekitar 30% – 70% menjadikan tanaman ini perlu naungan. Tumpangsari adalah sistem yang paling ideal, yaitu menggabungkan tanaman lain dalam satu lahan. Di antara contoh tanaman perkebunan yang cocok sebagai naungan adalah Tanaman Kopi dan Sengon.

Buat lubang untuk menanam bibit kapolaga dengan ukuran 50 x 50cm dengan kedalaman juga 50 cm. Tanah bekas galian kemudian kita campur dengan pupuk kandang atau kompos karena campuran ini yang nantinya sebagai media tanam. Jika PH/keasaman tanah kurang dari 5 maka bisa menaburkan Kapur Pertanian/Dolomit. Kembalikan/masukkan campuran tanah tersebut ke lubang lagi. Biarkan kurang lebih sekitar satu minggu supaya dolomit tercampur secara merata. Jarak tanam dibuat dengan ukuran 1,5 x 1,5 m.

2. Pembibitan Kapulaga

Kapulaga bisa diperbanyak dengan menggunakan 2 cara :

Perbanyakan dengan biji (Generatif), pilihlah buah Kapulaga yang sudah cukup tua. Semai hingga tumbuh. Bibit kapulaga bisa dipindah tanam apabila sudah tinggi sekitar 40 – 50 cm. Memang cara ini tentu akan lebih lama.

Perbanyakan dengan Tunas/Anakan ( Vegetatif ), dalam memilih anakan harus yang terlihat sehat dan tumbuh dengan baik. Pilih anakan yang tingginya kurang dari 50 cm untuk siap di pindah ke lahan.

3. Penanaman Bibit

Bibit Kapulaga Jawa ditanam pada awal musim penghujan, hal ini dilakukan karena tanaman Kapulaga sangat rentan dengan kekeringan. Bibit kapolaga ditanam 2 batang dalam setiap lobang. Padatkan tanah urugan disekitar tanaman baru, fungsinya supaya tanaman kapolaga kokoh dan tidak roboh.

4. Perawatan Tanaman Kapulaga

Perawatan Tanaman Kapulaga
Perawatan Tanaman Kapulaga

Perawatan merupakan hal yang penting dalam Cara Budidaya Kapulaga Jawa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat tanaman Kapulaga antara lain :

  • Menyulam tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak normal diganti dengan tanaman yang baru.
  • Penyiangan rumput atau gulma, karena rumput atau gulma akan ikut mengambil nutrisi tanah sehingga tanaman kapulaga akan terganggu dalam pertumbuhannya.
  • Menggemburkan tanah di sekitar tanaman kapulaga setiap 3 – 4 bulan sekali, ini adalah upaya untuk memperbanyak akar sehingga bisa didapat buah yang banyak juga.
  • Pemupukan susulan bisa dilakukan dengan pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos. Pemupukan dilakukan setiap 4 – 6 bulan sekali tergantung kondisi kesuburan tanaman.

5. Pemanenan

Cara Budidaya Kapulaga Jawa Hasil Melimpah
Pemanenan Buah Kapulaga

Hal yang sangat dinanti oleh petani dalam Cara Budidaya Kapulaga Jawa tentu adalah masa panen. Kapulaga biasanya sudah bisa dipanen pada umur 3 tahun setelah tanam. Buah yang siap dipanen adalah buah yang sudah matang sehingga proses panen tidak bisa sekaligus melainkan bertahap.

Jika dalam proses perawatan tanaman Kapulaga dilakukan dengan baik tentu tanaman ini bisa mencapai umur 10 – 15 tahun.

Demikian informasi mengenai cara budidaya kalupaga Jawa, semoga informasi di atas bermanfaat. Jika anda ingin mengetahui informasi lainnya baca juga artikel sebelumnya mengenai “Cara Budidaya Tanaman Cincau Hitam” dan “Cara Menanam Bawang Merah Di Pot“.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *